terung hidroponik

Tanam dan Panen Terung Ungu Hidroponik

Sumber : hidroponikstore.com

Tanaman terung (Solanum melongena) merupakan jenis sayuran tahunan semusim. Selain India, Indonesia dipercaya sebagai asal tanaman terung. Terung mengandung antioksidan pencegah kanker serta mampu mengikat kelebihan zat besi yang bisa meningkatkan resiko penyakit jantung. Terung juga merupakan salah satu tanaman yang dapat dibudidayakan secara hidroponik. Ingin tahu caranya ? Yuk simak artikel tanam dan panen terung ungu hidroponik berikut

Persiapan Larutan Nutrisi

Budidaya secara hidroponik bisa menggunakan media ataupun alat dengan berbagai macam metode, tapi yang tidak bisa ditukar hanya nutrisi. Dengan kata lain, nutrisi adalah hal yang paling utama dalam bertanam secara hidroponik.  Nutrisi yang paling sering dipakai dalam hidroponik adalah nutrisi AB Mix, nutrisi ini terdiri dari 2 bagian, yaitu Nutrisi A dan Nutrisi B. Baca https://farmee.id/tips-trik-penggunaan-nutrisi-ab-mix/

Proses Semai Benih

Rendam benih dalam larutan pupuk organik cair 2 cc/L air selama 12 jam, buang benih yang mengambang. Benih ditiriskan dan dikecambahkan dengan tissue basah selama kurang lebih 3 hari. Setelah berkecambah, benih siap disemai dalam trai semai yang sudah diisi dengan media sekam dan cocopeat 2 : 1. Jaga kelembaban media dengan memberikan nutrisi AB mix. Kemudian bibit dipindahkan ke media semai dalam wadah polybag semai 10-14 HSS. Tempatkan wadah di lokasi yang lembab dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

Penanaman dan Pemeliharaan

Setelah bibit terung yang berdaun sejati sejumlah 4 hingga 5 helai yang sehat dan berbentuk bagus, kemudian bibit dipindahkan ke polybag diameter 22 cm yang sudah berisi media berupa campuran sekam dan cocopeat perbandingan 2 : 1. Media sebelumnya direndam dalam disinfektan selama 1 hari, kemudian dikeringkan dan siap dipakai. Sebaiknya setiap polybag ditanami satu buah bibit supaya pertumbuhan tiap bibit tidak saling mengganggu.

Kontruksi hidroponik dengan drips irrigation menggunakan pompa speck 2m, 1 pompa mampu untuk mengairi 50 polybag. Untuk usia tanaman terong 0-1 bulan dilakukan 2x penyiraman/hari dengan nutrisi AB mix, pagi dan sore masing-masing selama 1 menit. Usia 1 bulan-panen pemompaan diselang seling, hari pertama 2x, hari berikutnya 3x, hari ke 3 sebanyak 2x, begitu seterusnya berulang-ulang dengan lama pemompaan masing-masing 1 menit. Disamping juga melihat kondisi tanaman di lapangan. Jika media agak kering, penyiraman bisa lebih sering.

Baca https://farmee.id/tabel-ph-dan-ppm-tanaman-hidroponik/

Panen

Panen mulai ±3 bulan setelah tanam, setiap 3 hari sekali. Waktu yang tepat untuk panen adalah pagi dan sore hari. Buah dipetik dengan tangkainya. Buah terung tidak tahan lama, oleh karena itu harus segera dipasarkan begitu selesai panen. Sortasi untuk budidaya terung dilakukan berdasarkan ukuran dan warna buah.

Tertarik untuk memulai berkebun secara hidroponik ? Farmee hadir untuk membantu teman berkebun dalam proses berkebun hidroponik karena Farmee menyediakan paket instalasi hidroponik yang bisa langsung dipakai untuk menanam! Tentunya kami akan dampingi sampai berhasil panen. Ingin mulai berkebun? Kontak kami sekarang melalui nomor di website atau DM di Instagram

One Response

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *