alat ukur pH dan PPM Hidroponik

TABEL PH DAN PPM TANAMAN HIDROPONIK

Berkebun hidroponik merupakan salah satu bentuk urban farming yang saat ini banyak digemari khususnya masyarakat perkotaan. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman hidroponik diperlukan nutrisi untuk melengkapi unsur hara pada tanaman. Pemberian nutrisi hidroponik juga tidak boleh sembarangan karena akan berdampak pada tanaman. Baca https://farmee.id/tips-trik-penggunaan-nutrisi-ab-mix/. Maka dari itu pengetahuan akan tabel pH dan PPM tanaman hidroponik penting untuk diketahui kalangan pecinta Hidroponik.

Sumber : shopee.co.id

Berikut panduan tabel pH dan ppm tanaman hidroponik yang dapat dijadikan teman – teman berkebun sebagai acuan berkebun hidroponik.

Tabel Sayuran Daun Hidroponik

Nama Sayuran DaunpHPPM
Artichoke6.5 – 7.5560 – 1260
Asparagus6.0 – 6.8980 – 1200
Bawang Pre6.5 – 7.0980 – 1260
Bayam6.0 – 7.01260 – 1610
Brokoli6.0 – 6.81960 – 2450
Brussel Kecambah6.51750 – 2100
Endive5.51400 – 1680
Kailan5.5 – 6.51050 – 1400
Kangkung5.5 – 6.51050 – 1400
Kubis6.5 – 7.01750 – 2100
Kubis Bunga6.5 – 7.01750 – 2100
Pakcoy7.01050 – 1400
Sawi Manis5.5 – 6.51050 – 1400
Sawi Pahit6.0 – 6.5840 – 1680
Seledri6.51260 – 1680
Selada6.0 – 7.0560 – 840
Silberbeet6.0 – 7.01260 – 1610

Tabel Sayuran Buah Hidroponik

Nama Sayuran BuahpHPPM
Cabe6.0 – 6.51260 – 1540
Kacang Polong6.0 – 7.0980 – 1260
Okra6.51400 – 1680
Tomat6.0 – 6.51400 – 3500
Terong6.01750 – 2450
Timun5.51190 – 1750
Timun Jepang6.01260 – 1680

Tabel Tanaman Buah Hidroponik

Nama Tanaman BuahpHPPM
Blueberry4.0 –  5.01260 – 1400
Kismis Hitam6.0980 – 1260
Kismis Merah6.01400 – 1680
Melon5.5 – 6.01400 – 1750
Markisa6.5840 – 1680
Nanas5.5 – 6.01400 – 1680
Pisang5.5 – 6.51260 – 1540
Pepaya6.5840 – 1680
Strawberry6.01260 – 1540
Semangka5.81260 – 1680

Tabel Tanaman Bunga Hidroponik

Nama Tanaman BungapHPPM
African Violet6.0 – 7.0840 – 1050
Anthurium5.0 – 6.01120 – 1400
Antirrhinim6.51120 – 1400
Aphelandra5.0 – 6.01260 – 1680
Aster6.0 – 6.51260 – 1680
Begonia6.5980 – 1260
Bromeliads5.0 -7.5560 – 840
Caladium6.0 – 7.51120 – 1400
Canna6.01260 – 1680
Carnation6.01260 – 2450
Chrysanthemu6.0 – 6.21400 – 1750
Cymbidiums5.5420 – 560
Dahlia6.0 – 7.01050 – 1400
Dieffenbachia5.01400 – 1680
Dracaena5.0 – 6.01400 – 1680
Ferns6.01120 – 1400
Ficus5.5 – 6.01120 – 1680
Freesia6.5700 – 1400
Impatiens5.5 – 6.51260 – 1400
Gerbera5.0 – 6.51400 – 1750
Gladiolus5.5 – 6.51400 – 1680
Monstera5.0 – 6.01400 – 1680
Palms6.0 – 7.51120 – 1400
Roses5.5 – 6.01050 – 1750
Stock6.0 – 7.01120 – 1400

Tabel Tanaman Umbi Hidroponik

Nama Tanaman UmbipHPPM
Bawang Merah6.0 – 6.7980 – 1260
Bawang Putih6.0980 – 1260
Kentang5.0 – 6.01400 – 1750
Lobak6.0 – 6.51260 – 1680
Talas5.0 – 5.51750 – 2100
Ubi6.0980 – 1260
Ubi Jalar5.5 – 6.01400 – 1750
Wortel6.31120 – 1400

Tabel Tanaman Herb Hidroponik

Nama Tanaman HerbpHPPM
Basil (Kemangi)5.5 – 6.5700 – 1200
Chicory5.5 – 6.01400 – 1600
Chives6.0 – 6.51260 – 1540
Fennel6.4 – 6.8700 – 980
Lavender6.4 – 6.8700 – 980
Lemon Balm5.5 – 6.5700 – 1120
Marjoram6.01120 – 1400
Mint5.5 – 6.01400 – 1680
Mustard Cress6.0 – 6.5840 – 1680
Parsley5.5 – 6.0560 – 1260
Rosemary5.5 – 6.0700 – 1120
Sage5.5 – 6. 5700 – 1120
Thyme5.5 – 7.0560 – 1120
Watercress6.5 – 6.8280 – 1260

Tingkat kepekatan suatu larutan nutrisi (ppm) pada beberapa tabel diatas bukan merupakan aturan baku, teman berkebun dapat memodifikasi atau bahkan bereksperimen sendiri sesuai kebutuhan tanaman. Teman berkebun perlu ketahui bahwa angka ppm pada tabel tersebut merupakan angka perkiraan, sehingga kepekatan nutrisi tanaman teman berkebun tidak harus sama persis dan terpaku dengan angka ppm pada tabel tersebut. Teman berkebun dapat sedikit menambah ataupun mengurangi angka ppm tersebut, akan tetapi tetap memperhatikan kesesuaian dengan kondisi dan kebutuhan tanaman kamu yah.

Untuk mengukur kepekatan larutan nutrisi dan pH pada larutan, teman berkebun dapat menggunakan TDS meter untuk memberikan ukuran nilai nutrisi yang akurat. Bagaimana cara menggunakannya ? Teman berkebun dapat membaca pada https://farmee.id/panduan-pemakaian-tds-meter/

Farmee akan membantu teman berkebun dalam berkebun secara hidroponik, karena Farmee menyediakan paket instalasi hidroponik yang bisa langsung dipakai untuk menanam! Tentunya kami akan dampingi sampai berhasil panen. Ingin mulai berkebun? Kontak kami sekarang melalui nomor di website atau DM di Instagram

Sistem dutch bucket hidroponik

SISTEM DUTCH BUCKET HIDROPONIK

Sumber : bebeja.com

Berkebun dengan sistem hidroponik memiliki beragam jenis yang dapat teman berkebun lakukan. Mulai dari sistem NFT, DFT, aquaponik, dutch bucket, rakit apung dan lain – lain. Nah kali ini, parmin akan menjelaskan salah satu sistem hidroponik, yakni sistem dutch bucket hidroponik. Yuk simak artikel berikut yang akan menambah pemahaman teman berkebun semuanya.

Apa itu Dutch Bucket Hidroponik ?

Sumber : hidroponikuntuksemua.com

Dutch Bucket System (DBS) merupakan teknik hidroponik yang menekan air dan nutrisi yang disirkulasikan terus-menerus dalam jangka waktu tertentu. Sistem ini juga menggunakan listrik dan pompa yang stabil untuk mensirkulasikan larutan nutrisi ke dalam media tanam. Aliran nutrisi diatur sesuai waktu sehingga dibutuhkan timer dan agar nutrisi lebih cepat terserap oleh akar tanaman maka dibutuhkan aerator yang juga berfungsi sebagai penghasil oksigen yang dibutuhkan oleh akar tanaman.

Media tanam yang bisa digunakan pada Dutch Bucket System antara lain hidroton, perlite, batu apung atau zeolit. Sehingga menurut parmin, sistem hidroponik dutch bucket ini cocok untuk jenis tanaman dengan perakaran dalamseperti tomat, semangka, terung, cabai, paprika, anggur, mentimun dan melon.

Komponen Penting dan Sistem Kerja Pada Dutch Bucket

  • Bucket (wadah atau ember) merupakan bagian yang berfungsi sebagai wadah media tanam. Pada bagian bawah bucket tersebut terdapat lubang outlet yang letaknya sedikit lebih tinggi dari dasar bucket. Lubang outlet terhubung dengan pipa menuju tandon. Lubang outlet tersebut berfungsi untuk menjaga agar larutan nutrisi tersedia dalam batas tertentu. Tujuannya agar tanaman selalu mendapat pasokan nutrisi dan air, tetapi tidak berlebihan.
  • Kemudian, Pipa inlet merupakan pipa untuk mengalirkan larutan nutrisi ke media tanam. Pipa inlet terhubung langsung dengan pompa yang berada pada tandon nutrisi, larutan nutrisi dari pipa inlet dialirkan ke media tanam melalui selang kecil yang biasanya berwarna hitam dan berukuran 5 mili meter.
  • Pipa outlet merupakan pipa yang terhubung dengan lubang dibawah bucket dan berfungsi untuk mengembalikan larutan nutrisi ke tandon. Jika larutan nutrisi pada media tanam dalam bucket sudah melampaui ambang tetentu, maka kelebihan larutan nurtrisi tersebut secara otomatis akan kembali ke tandon.
  • Tandon nutrisi merupakan wadah yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan larutan nutrisi. Didalam tandon terdapat pompa untuk mengalirkan larutan nutrisi ketanaman.
  • Pompa merupakan alat penting yang wajib ada pada sistem DB. Tanpa pompa larutan nutrisi tidak dapat disirkulasikan dari tandon ke media tanam dan kemudian dikembalikan ke tandon. Pompa diatur secara otomatis untuk mengalirkan nutrisi secara periodik selama waktu yang bisa ditentukan.

Keunggulan Dutch Bucket

  • Fleksibel, Dutch Bucket System bisa diaplikasikan baik skala kecil (hobi) maupun skala besar (skala budidaya).
  • Sederhana dan relatif murah karena bisa dibuat dengan barang-barang bekas dan peralatan seadanya.
  • Tanaman lebih subur dan produktif, karena adanya sirkulasi air dan nutrisi yang memungkinkan terdapat lebih banyak oksigen pada larutan nutrisi tersebut.

Namun satu hal yang paling penting dan harus diperhatikan adalah aliran listrik harus stabil. apabila daerah atau wilayah teman berkebun lancar aliran listrik, maka sistem ini akan mudah diterapkan dan cocok untuk dilakukan.

Tertarik untuk dapat segera menanam tanaman hidroponik dengan sistem dutch bucket ? Farmee menyediakan sistem Dutch Bucket Hidroponik yang teman berkebun dapat langsung gunakan. Tidak hanya dutch bucket, Farmee juga menyediakan paket instalasi hidroponik yang bisa langsung dipakai untuk menanam! Tentunya kami akan dampingi sampai berhasil panen. Ingin mulai berkebun? Kontak kami sekarang melalui nomor di website atau DM di Instagram

Hidroponik terkena air hujan ?

HIDROPONIK TERKENA AIR HUJAN ?

Sumber : berkeluarga.id

Berkebun dengan sistem hidroponik tentu memberikan perhatian ekstra akan kebutuhan nutrisi tanaman dan pH tanaman. Hal ini bertujuan agar mengoptimalkan pertumbuhan tanaman dan hasil panen dapat maksimal. Lalu bagaimana jika tanaman hidroponik terkena air hujan ? Apakah air hujan akan membahayakan pertumbuhan tanaman ? Apa yang harus dilakukan jika tanaman terkena air hujan ?

Pengaruh Air hujan terhadap Tanaman Hidroponik

Air hujan memang menghasilkan air yang bersih tanpa harus diolah kembali. Namun, air hujan bisa saja merugikan tanaman hidroponik karena beberapa hal, yakni :

Green House

Hidroponik dengan menggunakan green house bertujuan agar tanaman terhindar dari hama, penyakit dan menjaga kelembapan suhu. Namun, air hujan dalam jumlah banyak dan sering menimpa green house, dapat merusaknya apabila dibuat dengan seadanya. Maka perlu membuat green house yang terencana dengan baik.

pH

Keasaman dari air hidroponik dapat terpengaruh apabila terkena air hujan. Kebutuhan pH oleh tanaman hidroponik berada diantara 6 – 7.5 agar pertumbuhan baik. Nilai pH tersebut, merupkan ukuran untuk jenis air netral.

Nutrisi

Hidroponik membutuhkan nutrisi untuk memenuhi unsur hara pada tanaman hidroponik. Namun, apabila tanaman hidroponik terkena air hujan bisa menyebabkan kondisi nutrisi menjadi berpengaruh, karena air hujan mengandung nutrisi seperti karbon, asam nitrat, uap air, garam, asam sulfat.

Pertumbuhan Tanaman Hidroponik

Tanaman hidroponik yang tumbuh dengan optimal tentu menjadi harapan bagi pecinta hidroponik. Namun, hal ini bisa terganggu karena air hujan terkena tanaman hidroponik dalam jumlah yang banyak. Hal ini berhubungan dengan kondisi nutrisi yang terbuang bersamaan air hujan. Maka perlu menyortir tanaman dengan proses pertumbuhan rendah agar tidak mengganggu masa panen.

Aliran Listrik

Hidroponik tentu sudah tidak asing dengan penggunaan listrik untuk membuat aliran air merata pada semua tanaman hidroponik. Namun, kedatangan hujan dengan intensitas yang banyak dan sering dapat menyebabkan korslet listrik ataupun aliran listrik rusak. Hal ini bisa berbahaya bagi orang sekitar maupun bagi tanaman hidroponik.

Hama dan Penyakit

Tanaman hidroponik biasa diserang oleh hama dan penyakit seperti kutu daun, ulat dan jamur. Ketiga tanaman ini merupakan jenis hama dan penyakit yang rentan menyerang tanaman hidroponik saat terjadi hujan yang deras dan intensitas yang sering. Ketiga hama dan penyakit ini bisa membuat tanaman hidroponik berlubang, layu dan kerdil sehingga bunga dan buahnya jarang sekali panen.

Masa Panen

Turunnya air hujan dalam jumlah banyak dan sering akan berdampak buruk bagi tanaman karena tanaman terlalu banyak mengkonsumsi air yang cenderung dapat mengakibatkan tanaman layu, kecil dan pucat. Hal ini juga akan membuat masa panen tanaman hidroponik bisa lebih lama bahkan gagal.

Lakukan Ini Ketika Hidroponik Terkena Air Hujan

Untuk mengurangi resiko berbahaya terhadap tanaman hidroponik karena terkena air hujan, perlu melakukan beberapa antisipasi diantaranya membuat atap pada instalasi hidroponik. Apanila tanaman hidroponik terlanjur terkena air hujan, teman berkebun harus melakukan pengecekan terhadap kadar nutrisi hidroponik untuk memastikan air hujan tidak merusak nutrisi tanaman hidroponik. Kemudian teman berkebun dapat melakukan pengecekan pH dan EC/ppm 6 – 7.5 untuk menstabilkan kondisi pH dan EC meter. Baca https://farmee.id/panduan-pemakaian-tds-meter/

Farmee akan membnatu teman berkebun dalam proses berkebun hidroponik karena Farmee menyediakan paket instalasi hidroponik yang bisa langsung dipakai untuk menanam! Tentunya kami akan dampingi sampai berhasil panen. Ingin mulai berkebun? Kontak kami sekarang melalui nomor di website atau DM di Instagram

tolga-ahmetler-HqbptzjszGs-unsplash

Rahasia Panen Hidroponik Setiap Pekan Dengan Rotasi Tanaman

Dalam berhidroponik, khususnya bagi pemula tidak disarankan untuk menanam berbagai jenis tanaman dalam satu fase penanaman. Hal ini disarankan, agar proses perawatan tanaman hingga akhirnya panen dapat berlangsung optimal. Namun, tidak dipungkiri bahwa menanam satu jenis tanaman menimbulkan rasa bosan terutama dalam proses pengolahan yang kurang bervariasi, dan menunggu hasil panen yang dapat berlangsung selama-lama berpekan-pekan. Rahasia agar dapat panen setiap pekan adalah dengan melakukan serangkaian proses penanaman mulai dari penyemaian benih sampai proses pembesaran tanaman atau yang biasa disebut rotasi tanaman.

Pengertian Rotasi tanaman

Rotasi tanaman atau pergiliran tanaman adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.

Fungsi Rotasi Tanaman

Mengurangi intensitas serangan hama penyakit. Dengan metode ini beberapa jenis hama dapat ditangkal apabila melakukan rotasi tanaman dengan jenis ataupun family tanaman yang berbeda. Setiap famili tanaman biasanya memiliki hama dan penyakit yang hampir sama, melalui rotasi tanaman dengan famili yang berbeda maka siklus hama dan penyakit yang menyerang pada periode sebelumnya akan terputus.

Memenuhi Kebutuhan dan permintaan pasar. Melalui rotasi tanaman dapat diproduksi berbagai varian komoditas dalam 1 instalasi tanam, yang tentunya sesuai kebutuhan tubuh yang membutuhkan beraneka macam sayur untuk memenuhi nutrisi. Jika produksi dilakukan dalam skala besar, dapat disesuaikan dengan permintaan pasar dan menyesuaikan dengan pola tanam, sehingga proses panen dapat dilakukan secara berkelanjutan sesuai dengan permintaan pasar.

Cara Melakukan 

Bagaimana melakukan rotasi tanaman dirumah, berikut penjelasan simulasi proses rotasi tanaman:

Tahap 1 : Aktifitas Pekan Ke-1

  1. Siapkan dua buah baki/tray untuk penyemaian benih. Beri tanda Baki 1 & Baki 2.
  2. Siapkan benih yang akan disemai.
  3. Lakukan pra-semai dengan jumlah benih setengah + 20% dari jumlah lubang instalasi yang kita miliki. Tips mengenai proses penyemaian dapat dilihat disini. 
  4. Setelah benih berkecambah, pindahkan ke rockwool dan letakkan pada Baki 1. Kemudian lakukan perawatan semai selama satu pekan.

Tahap 2 : Aktifitas Pekan Ke-2

  1. Setelah satu pekan berlalu, pindahkan semaian yang ada pada Baki 2.
  2. Lakukan proses penyemaian benih yang sama pada pekan ke-1 atau gunakan benih yang berbeda dengan cara yang sama persis dilakukan pada pekan ke-1.
  3. Jaga dan rawat semaian pada baki 1 dan baki 2 dengan baik dan tunggu hingga satu pekan kemudian.

Tahap 3 : Aktifitas Pekan Ke-3

  1. Setelah dua pekan berlalu, pindahkan semaian yang ada pada Baki 2 ke instalasi pembesara. Pastikan hanya 2 bagian pipa yang terisi.
  2. Kemudian pindahkan semaian benih yang ada pada Baki 1 ke Baki 2.
  3. Lakukan proses penyemaian benih baru, bisa satu jenis dengan benih pada pekan sebelumnya maupun jenis benih yang berbeda.

Tahap 4 : Aktifitas Pekan Ke-4

  1. Setekah tiga pekan berlalu, pindahkan semaian yang ada pada Baki 2 ke sisa pipa yang tersedia di instalasi pembesaran.
  2. Kemudian, pindahkan semaian benih yang ada pada Baki 1 ke Baki 2.
  3. Lakukan proses penyemaian benih baru, boleh berbeda dengan benih sebelumnya atau benih yang sama, dengan cara sama persis yang dilakukan pada pekan ke-1, ke-2, ke-3. Selamat mencoba.
panen cabai hidroponik

PANEN CABAI HIDROPONIK

Sumber : hidroponikyuk.com

Cabai sudah menjadi bahan pokok pada bumbu masak yang kita gunakan. Tentu kebutuhan akan cabai sangat besar baik dalam rumah tangga maupun industri, namun harga cabai dipasaran juga tidak bisa dikatakan murah. Oleh karena itu, akan sangat membantu apabila kita bisa budidaya dan panen cabai di rumah sendiri. Nah, disini parmin akan berbagi tips kepada teman berkebun mulai dari cara tanam hingga panen cabai hidroponik. Yuk simak artikel berikut yah

Proses Semai Cabai Hidroponik

  • Persiapkan alat dan bahan seperti benih cabai, rockwool, gergaji besi/cutter, instalasi hidroponik, nutrisi dan tusuk gigi (untuk melubangi rockwool).
  • Rockwool sebagai media tanam cabai terlebih dahulu dipotong dengan ukuran 2 x 2 x 2 (rockwool tidak terpisah) dengan kedalaman lubang sekitar 1 cm.
This image has an empty alt attribute; its file name is rockwool-cabe-hidroponik-edited.jpg
Sumber : bukalapak.com
  • Masukkan benih cabai ke rockwool yang sudah dilubangi, 1 kotak 1 lubang dengan posisi kecambah di bawah (1 lubang diisi 1 benih)
  • Setelah benih masuk ke media tanam, basahi dengan air, kemudian tutup dan simpan ditempat yang teduh.
  • Selalu rutin untuk cek kelembapan rockwool. Siram setidaknya 2 kali sehari. Tetapi tetap perhatikan media tanam jangan sampai basah karena yang dibutuhkan pada proses penyemaian adalah lembab dan bukan basah.
  • Kemudian dalam waktu 2 – 4 hari, benih cabai akan berkecambah. Pada kondisi ini, segera perkenalkan tanaman dengan sinar matahari namun bukan matahari yang terik.
  • Tetap jaga kelembapan media tanam

Budidaya Cabai Hidroponik

Sistem yang cocok untuk cabai adalah sistem sumbu (wick system), dutch backet (skala rumahan), atau sistem drip irigasi (skala usaha). Secara umum benih cabai akan memiliki daun sejati atau memiliki tunas ke-3/ke-4 setelah berumur 2 minggu. Pada saat ini cabai siap di pindah tanamkan pada media tanam. Berikut panduan yang teman berkebun dapat lakukan :

  • Potong rockwool menjadi bagian yang terpisah antar benihnya.
  • Pindahkan rockwool tersebut pada sistem hidroponik dan beri penyangga supaya cabe tetap tegak. Penyangga bisa menggunakan hidroton atau pecahan genteng.
  • Arahkan selang air nutrisi AB Mix dekat ke batang cabe. Hal ini supaya nutrisi cepat sampai di akar.
  • Tempatkan di area yang terkena sinar matahari.
  • Untuk nutrisi AB Mix pada tahap awal pemindahan ini gunakan 600 ppm.

Usahakan agar bagian tempat akar cabai besar. Hal ini menjadi alasan mengapa sistem wick, ducth backet, atau drip pilihan yang tepat. Terdapat ruang yang cukup besar sebagai pertumbuhan akar terutama pada saat umur 3 bulan. Jumlah akar ini tidak sesuai bila ditempatkan pada sistem hidroponik yang lainnya, misalnya NFT atau DFT.

Kebutuhan Nutrisi dan pH Cabai Hidroponik

Hasil panen yang maksimal tentu diikuti dengan pemberian nutrisi dan ukuran pH yang sesuai dengan budidaya tanaman tersebut. Ukuran maksimal nutrisi bagi tanaman cabai hidroponik sekitar 1260 – 1540 ppm. Sementara kebutuhan pH pada tanaman cabai hidroponik seskitar 6.0 – 6.5. lakukan pengecekan secara berkala agar tanaman cabai hidroponik bertumbuh secara optimal.

Panen Cabai Hidroponik

Berikut ciri-ciri cabai hidroponik siap panen :

  • Masa panen cabe biasanya dilakukan setelah tanaman berumur 80-90 hari setelah tanaman cabe ditanam.
  • Perhatikan warna cabe, apabila sudah berwarna merah keseluruhan dan memiliki sedikit garis hijau itu adalah pertanda cabe siap panen.
  • Hindari memetik cabe terlalu dini atau terlalu masak, karena akan merusak hasil panen itu sendiri

Sementara tahapan yang dapat dilakukan saat pemanenan cabai hidroponik, yakni :

  • Lakukan pada pagi hari sekitar jam 7 – 10 pagi atau pada sore hari. Ini dimaksudkan supaya matahari tidak terlalu panas.
  • Gunakan pisau tajam atau gunting kecil supaya tidak merusak bagian tanaman cabe yang lain.
  • Pemanenan cabe yang baik adalah dengan menyertakan tangkai cabe
  • Hati hati dalam memanen, karena cabe yang rusak atau terluka akan sangat mempengaruhi harganya.
  • Letakkan pada keranjang besar dan lakukan penyortiran antara cabe yang bagus dan tidak terlalu bagus, untuk dijual dengan harga yang berbeda.

Khasiat Tanaman Cabai

Selain digunakan pada bumbu masakan ternyata mengkonsumsi cabai ada khasiatnya bagi kesehatan tubuh, diantaranya mengatasi hidung tersumbat, meredakan nyeri, meningkatkan imunitas tubus, mengurangi risiko terserang penyakit jantung, mencegar penyakit kanker dan membakar lemak tubuh.

Ingin segera merasakan panen cabai hidroponik ? jangan khawatir, karena Farmee akan membantu teman berkebun dalam budidaya cabai secara hidroponik. Farmee menyediakan paket instalasi hidroponik yang bisa langsung dipakai untuk menanam! Dan tentunya kami akan dampingi sampai berhasil panen. Pemesanan dapat dilakukan dengan kontak kami sekarang melalui nomor di website atau DM di instagram. So, tunggu apalagi ?

dimitri-s4gWFbWdcWg-unsplash

Istilah Penting Dalam Hidroponik

Istilah penting hidroponik merupakan kumpulan beberapa istilah yang sering didengar oleh pengguna hidroponik. Bagi pemula istilah ini akan membantu dalam mengawali perjalanan berhidroponik.

Instalasi Hidroponik

Instalasi hidroponik, merupakan komponen utama dalam berhidroponik. Pada media ini, proses pembesaran tanaman dilakukan. Instalasi hidroponik terdiri dari beberapa sistem. Farmee.id menyediakan instalasi hidroponik dengan harga yang ramah kantong.

Media Tanam

Media tanam, suatu tempat atau wadah berguna untuk menumbuhkan tanaman, tempat akar atau bakal akar tumbuh. Selain itu juga digunakan untuk pondasi akar agar tanaman dapat berdiri dengan kokoh dan sebagai sarana menghidupi tanaman. Farmee.id pernah membahas beberpaa media tanam yang dapat digunakan pada sistem hidroponik pada artikel berikut. 

Benih

Benih adalah biji tanaman yang dipergunakan untuk keperluan dan pengembangan usaha tani serta memiliki fungsi agronomis. Pemilihan biji menjadi faktor penentu awal keberhasilan tumbuhnya tanaman hidroponik.

Bibit

Bahan tanaman yang berasal dari benih yang disemai dan telah berkecambah untuk menuju proses pertumbuhan dan perkembangan tanam selanjutnya. Ciri dari bibit adalah sudah tumbuhnya akar, daun, dan batang.

Semai

Semai, benih tumbuhan (yang sudah berkecambah) yang akan ditanam lagi sebagai bibit di tempat lain. Proses penyemaian membutuhkan perhatian khsus agar peluang keberhasilan besar.

Sprout

Berkecambah, merupakan kondisi benih sudah pecah dan terlihat sedikit bagian berwarna putih yang keluar dari biji/benih.

HSS & HST

Jika HSS merupakan kepanjangan dari hari setelah semai yang artinya usia (dalam hari ) tanaman yang dihitung sejak benih disemai. Maka usia tanaman (dalam hari) yang dihitung sejak benih ditanam dikenal dengan HST (Hari Setelah Tanam)

Unsur Hara Makro dan Unsur Hara Mikro

Unsur hara makro adalah unsur hara yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah yang relatif besar. Beberapa unsur hara makro yang dibutuhkan oleh tanaman hidroponik pada artikel berikut. Sedangkan, unsur yang diperlukan tanaman dalam jumlah relatif sedikit disebut unsur hara mikro. Kebutuhan unsur hara mirko pada hidroponik dapat dibaca disini.

Nutrisi AB Mix

Nutrisi AB Mix, larutan kimia yang tidak berbahaya (food grade) dan bersifat water soluble. Artinya zat kimia yang digunakan akan larut secara sempurna (100%) dan terkonvensi menjadi ion yang akan langsung diserap oleh akar tanaman.

TDS / EC Meter

TDS meter, suatu alat yang digunakan untuk mengukur partikel yang ada pada larutan air. Dalam hidroponik, alat ini digunakan untuk mengukur kadar nutrisi dalam air.

PH Meter & PH Up/ Down KIT

PH meter, jenis alat ukur untuk mengukur derajat keasaman atau kebasaan suatu cairan. Salah satu faktor optimal tidaknya pertumbuhan tanaman hidroponik terletak pada, pH, simak artikelnya disini. Untuk menaikkan maupun menurunkan kadar pH dalam air dapat menggunakan larutan berkonsentrasi tinggi yang dikenal dengan pH up / down kit.

Parts Per Milion (PPM)

Parts Per Milion, merupakan satuan untuk menggambarkan nutrisi yang terlarut pada air di sistem hidroponik.

Organisme Penganggu Tanaman (OPT)

Organisme Penganggu Tanaman dibagi menjadi tiga, yaitu hama, gulma, dan penyakit. Tanaman hidroponik banyak menerima gangguan yang dilakukan oleh hama dan penyakit, sedangkan penganggu dari golongan gulma tidak begitu signifikan secara kuantitas.

Hama Penganggu Tanaman (HPT)

Serangan hama penganggu tanaman sering terjadi saat tanaman sudah mulai tumbuh daun, batang, atau ranting. Ciri-cirinya yaitu daun dan buah berlubang lalu membusuk atau mati. Beberapa jenis HPT pada tanaman hidroponik adalah ulat, thrips, tungau, kutu, semut, dan lain-lain.

Etiolasi

Etiolasi ialah pertumbuhan tanaman yang sangat cepat di tempat gelap namun kondisi tumbuhan lemah, batang tidak kokoh, daun kecil dan tumbuhan tampak pucat.

tanam dan panen selada hidroponik

TANAM DAN PANEN SELADA HIDROPONIK

Sumber : hidroponikstore.com

Selada merupakan salah satu tanaman yang bisa dibudidayakan dengan sistem hidroponik. Hasilnya panen selada melalui sistem hidroponik juga cukup memuaskan para pecinta hidroponik, karena selada sudah dapat dipanen hanya dalam waktu 30 – 40 hari sejak bibit ditanam. Selain cepat untuk dipanen, selada juga memiliki banyak khasiat bagi tubuh. Tertarik untuk segera tanam dan panen selada hidroponik ? Yuk simak artikel berikut yah

Proses Semai Selada Hidroponik

  1. Siapkan alat dan bahan, seperti Rockwool, benih selada, gergaji besi/cutter, pinset/tusuk gigi untuk melubangi rockwool dan instalasi/media hidroponik
  2. Rendam benih dengan air biasa selama 12-24 jam
  3. Setelah benih selada sudah sprout, selanjutnya akan disemai di rockwool.
  4. Rockwool sebagai media tanam selada terlebih dahulu dipotong dengan ukuran 2,5 x 2,5 x 2,5 cm dan lubangi sekitar 1 cm menggunakan tusuk gigi.
  5. Masukkan benih selada ke rockwool yang sudah dilubangi, 1 kotak 1 lubang dengan posisi kecambah di bawah (1 lubang diisi 1 benih)
  6. Setelah benih masuk ke media tanam, lakukan penyemprotan dengan air, kemudian tutup dan simpan ditempat yang teduh.
  7. Selalu rutin untuk cek kelembapan rockwool. Siram setidaknya 2 kali sehari. Tetapi tetap perhatikan media tanam jangan sampai basah karena yang dibutuhkan pada proses penyemaian adalah lembab dan bukan basah.
  8. Kemudian dalam waktu 2 – 3 hari, biji selada akan berkecambah. Pada kondisi ini, segera perkenalkan tanaman dengan sinar matahari namun bukan matahari yang terik.
  9. Tetap jaga kelembapan media tanam

Budidaya Selada Hidroponik

Pindah tanam benih selada dapat dilakukan setelah muncul daun sejati. Tunggu hingga benih tersebut berkembang dan memiliki daun lebih dari 3. Biasanya tahapan ini berlangsung selama 10 hari.

  • Umur 3 HSS (hari setelah semai) daun akan mulai tampak.
  • Ketika umur 7 HSS tunas sejati atau daun ke-3 mulai tumbuh.
  • Kemudian pada umur 10 HSS selada siap untuk dipindahtanamkan

Ketika hal itu terjadi, artinya perakaran tanaman sudah cukup kokoh untuk dipindah tanamkan. Benih selada dipindah bersamaan dengan media tanam rockwool ke dalam netpot. Setelah itu, netpot yang sudah berisi tanaman selada dimasukkan ke dalam lubang instalasi / media hidroponik lainnya.

Kebutuhan nutrisi dan pH Selada Hidroponik

Dalam menopang pertumbuhan selada untuk memperoleh panen yang maksimal tentu dipengaruhi oleh kadar nutrisi dan ukuran pH pada sistem hidroponik. Untuk PPM maksimal yang dikehendaki oleh tanaman selada hidroponik tumbuh adalah sebesar 560 – 840 PPM. Sementara untuk pH maksimal yang dikehendaki oleh tanaman selada hidroponik berkisar 6-7. Apabila nilai pH ketinggian atau kerendahan, dapat menggunakan pH up/down sebagai solusi. Gunakan pH meter untuk mengukur pH pada air hidroponik dan TDS meter untuk mengukur kadar nutrisi hidroponik. Segala kebutuhan berhidroponik tersedia di Farmee.

Lakukanlah pengecekan setiap harinya atau 2 hari sekali. Pengecekan biasanya meliputi, pengecekan kadar ppm air nutrisi, pH, kebersihan bak nutrisi, dan pertumbuhan dari akar.

Benih Unggul Selada Farmee

Selada merupakan tanaman sayuran yang kaya akan vitamin A dan K yang tinggi juga nutrisi yang penting bagi tubuh. Mengkonsumsi selada akan memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh, diantaranya menjaga kesehatan jantung, merawat kecantikan kulit, meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah komplikasi kehamilan, menjaga kesehatan mata dan mencegah tulang keropos. Yuk segera rasakan bagaimana cara tanam dan panen selada hidroponik langsung.

Farmee menyediakan benih unggul yang dapat teman berkebun pesan untuk memulai menanam selada. Benih unggul selada Farmee merupakan benih terpercaya dan sudah terbukti menghasilkan sayuran yang renyah. Pemesanan benih dapat dilakukan dengan kontak kami sekarang melalui nomor di website atau DM di instagram. Tidak hanya benih, Farmee juga menyediakan paket instalasi hidroponik yang bisa langsung dipakai untuk menanam! Dan tentunya kami akan dampingi sampai berhasil panen. So, tunggu apalagi ?

panen pakcoy hidroponik

PANEN PAKCOY HIDROPONIK

Tanaman pakcoy merupakan salah satu tanaman sayuran yang banyak digemari para pecinta hidroponik. Selain karena banyak masakan yang bisa dibuat dari pakcoy, harganya juga murah dan mudah untuk ditanam sendiri. Pakcoy masih tergolong tanaman sawi-sawian dan perlakuan saat menanamnya juga hampir sama. Tertarik untuk segera merasakan panen pakcoy hidroponik ? Yuk simak artikel berikut ya

Proses Semai Pakcoy Hidroponik

  1. Siapkan alat dan bahan, seperti Rockwool, benih pakcoy, gergaji besi/cutter, dan instalasi/media hidroponik
  2. Rendam benih dengan air hangat selama 12-24 jam
  3. Setelah benih pakcoy sudah sprout, selanjutnya akan disemai di rockwool.
  4. Rockwool sebagai media tanam pakcoy terlebih dahulu dipotong dengan ukuran 2 x 2 x 2 x 1 masih aman.
  5. Masukkan benih pakcoy ke rockwool yang sudah dilubangi, 1 kotak 1 lubang dengan posisi kecambah di bawah (1 lubang diisi 1 benih)
  6. Setelah benih masuk ke media tanam, basahi dengan air, kemudian tutup dan simpan ditempat yang teduh.
  7. Selalu rutin untuk cek kelembapan rockwool. Siram setidaknya 2 kali sehari. Tetapi tetap perhatikan media tanam jangan sampai basah karena yang dibutuhkan pada proses penyemaian adalah lembab dan bukan basah.
  8. Kemudian dalam waktu 2 – 3 hari, biji pakcoy akan berkecambah. Pada kondisi ini, segera perkenalkan tanaman dengan sinar matahari namun bukan matahari yang terik.
  9. Tetap jaga kelembapan media tanam

Proses Pindah Tanam Pakcoy hidroponik

Pindah tanam bibit pakcoy dapat dilakukan setelah muncul daun sejati. Ketika hal itu terjadi, artinya perakaran tanaman sudah cukup kokoh untuk dipindah tanamkan. Bibit pakcoy dipindah bersamaan dengan media tanam rockwool ke dalam netpot. Setelah itu, netpot yang sudah berisi tanaman pakcoy dimasukkan ke dalam lubang instalasi / media hidroponik lainnya.

Pemberian nutrisi dan pH Packcoy hidroponik

Nutrisi pada Pakcoy :

  • Usahakan gunakan air baku yang memiliki PPM dibawah 100.
  • Pada saat membuat larutan dengan kadar PPM 500, perbandingan yang diperlukan ialah 1 Liter air baku yang di tambah dengan 3 ml nutrisi AB-Mix (1 liter air baku + 3 ml nutrisi A + 3 ml nutrisi B).
  • Jika kadar PPM terlalu tinggi, cara menurunkannya silahkan tambahkan air baku secara perlahan sampai kadar PPM sesuai dengan yang diinginkan, ingat tambahkan air baku secara perlahan sampai dirasa kadar PPM telah turun sesuai yang diinginkan.
  • Angka toleransi kadar PPM yaitu ±50.

Note : Untuk PPM maksimal yang dikehendaki oleh tanaman pakcoy hidroponik tumbuh adalah sebesar 1.050 – 1.400 PPM

pH pada Pakcoy :

Ukuran pH pada budidaya pakcoy hidroponik akan mempengaruhi hasil panen pakcoy hidroponik, maka degan demikian pH juga perlu diperhatikan. Usahakan ukuran pH pakcoy adalah 7. Apabila nilai pH ketinggian atau kerendahan, dapat menggunakan pH up/down sebagai solusi. Gunakan pH meter untuk mengukur pH pada air hidroponik dan TDS meter untuk mengukur kadar nutrisi hidroponik. Segala kebutuhan berhidroponik tersedia di Farmee.

Lama Waktu Budidaya Pakcoy

Masa tanam pakcoy agar bisa dipanen adalah 35 – 45 hari, namun ada juga teman berkebun yang sudah memanen pakcoy pada waktu masih berumur 20 – 25 hari. Keadaan ini sering disebut dengan Baby Pakcoy.

Panen Pakcoy Hidroponik

Pemanenan pakcoy sebaiknya dilakukan pada siang atau sore hari (pakcoy dalam keadaan segar) dan sebelum pakcoy disimpan, menyemprot daun-daun pakcoy akan memberikan kesegaran pada tanaman lebih lama.

Benih Unggul Pakcoy Farmee

Pakcoy merupakan tanaman sayuran yang kaya akan nutrisi dan mineral. Mengkonsumsi pakcoy akan memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh, diantaranya menghilangkan kerutan, menjaga kesehatan tulang, menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan jantung, menjaga kekuatan gigi, meningkatkan kekebalan tubuh, memberi perlindungan dari kanker, menstabilkan kadar gula darah, mencegah kerusakan sel, dan mengurangi peradangan kronis.

Farmee menyediakan benih unggul yang dapat teman berkebun pesan untuk memulai menanam pakcoy. Benih unggul pakcoy Farmee merupakan benih terpercaya dan sudah terbukti menghasilkan sayuran yang renyah. Pemesanan benih dapat dilakukan dengan chat Parmin. Tidak hanya benih, Farmee juga menyediakan paket instalasi hidroponik yang bisa langsung dipakai untuk menanam! Dan tentunya kami akan dampingi sampai berhasil panen. So, tunggu apalagi?

Farmee.id menyediakan paket instalasi hidroponik dan peralatan pendukung hidroponik lainnya. Ditambah lagi terdapat sesi pendampingan sampai berhasil panen. Ingin mulai berkebun? Kontak kami sekarang melalui nomor di sini atau DM di Instagram

Panen kangkung dalam 3 minggu

PANEN KANGKUNG HIDROPONIK DALAM 3 MINGGU

Sumber : satujam.com

Ternyata menanam sayur kangkung secara hidroponik sangat seru dan menyenangkan lo teman berkebun. Selain hanya untuk mendapatkan sayuran segar dan terpercaya, masa budidaya kangkung juga terbilang cepat sehingga kita tidak perlu membuang waktu dan energi yang begitu lama. Mau tahu bagaimana caranya ? yuk simak artikel panen kangkung hidroponik dalam 3 minggu berikut ini.

Tips Budidaya Kangkung Hidroponik

Kangkung sering dibudidayakan dengan sistem hidroponik karena terbukti lebih subur dan lebih cepat panen. Kangkung sangat suka dengan kondisi lingkungan yang lembab dan basah, juga memiliki sifat yang mudah tumbuh apabila medianya cocok.

Berikut tips penting yang harus teman berkebun lakukan selama budidaya kaangkung hidroponik, yaitu :

  1. Masa semai kangkung hidroponik cukup cepat, sekitaran satu minggu sudah bisa pindah lubang tanam dan bisa dipanen saat HST dua minggu. Semakin lama memanen kangkung, maka kang hidroponik akan semakin besar.
  2. Kangkung bukan tanaman yang rewel dan harus beri perawatan khusus, seperti pada tanaman lainnya. Hanya perlu diperhatikan bahwa kangkung menyukai lingkungan yang lembab dan basah juga ini sangat cocok dengan metode hidroponik.
  3. Dibandingkan dengan sayur hidroponik lainnya, kangkung mrupakan jenis sayuran yang tahan banting saat kondisi kekurangan nutrisi atau kelebihan nutrisi. Karena walau dalam kondisi seperti itu, kangkung masih dapat bertahan hidup.
  4. Ketika kangkung hidroponik sudah menemukan media tanam yang cocok, maka ia dapat bertumbuh lebih cepat dan lebih subur.
  5. Ciri kangkung hidroponik lebih bersih dan bebas pestisida. Namun tetap melakukan pengontrolan dan pengecekan rutin terhadap air nutrisi juga terhadap kangkung hidroponik sendiri.
  6. Kangkung hidroponik dapat dikatakan bagus apabila perakarannya tidak busuk, jadi harus sering melakukan pengecekan yah.
  7. Seperti sayuran hidroponik umumnya, masa penyimpanan kangkung di kulkas bisa lebih lama dan tetap segar namun tetap disarankan mengkonsumsi sayur segar yang baru dipetik.
  8. Apabila teman berkebun ingin menanam kangkung bersamaan dengan tanaman sayur hidroponik lainnya pada module bertingkat, sebaiknya kangkung ditaruh paling bawah. Kangkung hidroponik menyerap nutrisi sangat banyak sehingga bila ditaruh dibagian paling atas maka yang bawah tidak kebagian nutrisi.
  9. Kangkung sangat memerlukan sinar matahari langsung, walaupun media dan nutrisi memadai tanpa sinar matahari kangkung tidak bisa berkembang.

Cara menanam kangkung hidroponik agar cepat tumbuh dan panen

Nah, setelah mengetahui tips dalam budidaya kangkung berikut parmin paparkan cara menanam kangkung hidroponik :

  1. Kangkung diletakkan di rockwoll lembab yang sudah dipotong-potong kecil lalu di tempatkan di tempat yang gelap
  2. Setelah sprout, benih dijemur selama dua hari di tempat yang teduh namun tetap terkena matahari.
  3. Setelah keluar daun sejati, kemudian dipindah ke netpot untuk menerima nutrisi pada sitem instalasi hidroponik.
  4. Rutin cek tanaman kangkung sampai panen.

Kangkung banyak menyerap air dan nutrisi AB mix, sehingga harus diperhatikan sekali kebutuhannya, jangan sampai kurang. Untuk mengatasinya, kangkung harus sering dicek dan tambahkan air nutrisi setiap harinya sedikit-sedikit. Nutrisi yang cukup akan membuat kangkung tumbuh subur dan daunnya lebar-lebar. Hal ini juga tentu akan membuat kangkung dapat dipanen hanya dalam 21 hari atau 3 minggu. Pada proses semai, usahakan dalam satu lubang rockwool maksimal 3 biji saja. Bila lebih maka hasil panen kangkung hidroponik kurang maksimal karena akan berebut nutrisi.

Benih Unggul Kangkung Farmee

Farmee menyediakan benih unggul yang dapat teman berkebun pesan untuk memulai menanam kangkung. Benih unggul kangkung Farmee merupakan benih terpercaya dan sudah terbukti menghasilkan sayuran yang renyah. Perlu teman berkebun ketahui ternyata sayur kangkung memberi banyak manfaat bagi kesehatan lho, seperti menjaga kesehatan mata, anti radang, mencegah diabetes, melawan kerusakan hati (Liver), mencegah dehidrasi, mengatasi anemia dan mengurangi risiko penyakit kronis.

Yuk teman berkebun mulai mengkonsumsi kangkung untuk mendapatkan khasiat bagi tubuh kita. Pemesanan benih dapat dilakukan dengan kontak kami sekarang melalui nomor di website atau DM di instagram. Tidak hanya benih, Farmee juga menyediakan paket instalasi hidroponik yang bisa langsung dipakai untuk menanam! Dan tentunya kami akan dampingi sampai berhasil panen. So, tunggu apalagi ?

Great-Lakes-Growers-Greenhouse-Lettuce19

SISTEM DFT PADA HIDROPONIK

Sumber : youtube.com

Teman berkebun tentu sudah tidak asing dengan pertanian sistem hidroponik. Ya, hidroponik merupakan sistem urban farming dengan media tanam tanpa tanah. Disini Parmin ingin berbagi informasi mengenai salah satu jenis sistem hidroponik, yakni sistem DFT (Deep Flow Technique). Teman berkebun mungkin akan bertanya bagaimana sih cara kerja hidroponik sistem DFT ? Apa kelebihan dan kekurangan dari sistem DFT ? dan lainnya. Nah, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Yuk simak artikel berikut ini.

Pengertian dan cara kerja DFT

Sumber : yoonhidroponik.com

Hidroponik sistem DFT atau Deep Flow Technique merupakan  jenis berkebun hidroponik di mana tanaman ditanam di tempat air dangkal, dan larutan nutrisi terus mengalir di sekitar akar tanaman. Sistem ini ideal untuk tanaman tanpa akar yang dalam, dan tanaman yang memiliki siklus tumbuh cepat. Jenis tanaman yang dapat ditanam menggunakan sistem ini bermacam-macam, mulai dari sayuran daun, sayuran buah dan bunga. Sayuran daun yang biasa ditanam menggunakan sistem ini seperti selada, pakcoy, kangkung, sawi, basil, seledri dll. Sayuran buah yang biasanya menggunakan sistem DFT seperti mentimun, melon, semangka dan untuk bunga adalah bunga kol.

Sistem DFT memerlukan listrik untuk mensirkulasikan air ke dalam instalasi hidroponik. Air yang ada akan diputar dengan menggunakan pompa dan untuk menghemat penggunaan listrik, teman berkebun dapat menggunakan timer (untuk mengatur waktu hidup dan mati pompa). Larutan nutrisi tanaman khusus hidroponik yang ada dalam tangki akan dipompa menuju bak penanaman melalui jaringan instalasi DFT, kemudian larutan nutrisi tanaman di dalam bak penanaman dialirkan kembali menuju tangki.

Kelebihan sistem DFT hidroponik

Terdapat beberapa kelebihan berkebun dengan sistem hidroponik yang dapat diperhatikan oleh teman-teman berkebun, diantaranya :

  1. Dari pembuatannya bisa menggunakan pipa pvc bulat yang dapat ditemukan bahan bakunya di manapun.
  2. Pada saat aliran arus listrik padam maka genangan larutan nutrisi tetap tersedia untuk tanaman dan teman berkebun tidak perlu repot memikirkan tanaman. ketinggian air nutrisi yang menggenang di dalam instalasi sekitar 4 – 6 cm. Tingginya air nutrisi dapat juga menggunakan ukuran ¼ dari pipa yang digunakan.
  3. Pertumbuhan lebih optimal karena unsur hara nutrisi lebih tercukupi
  4. Tanaman yang menggunakan sistem DFT memiliki umur panen yang lebih cepat.
  5. Hasil panen tanaman dapat lebih seragam.
  6. Perawatan dan pemeliharaan lebih mudah.

Kekurangan sistem DFT hidroponik

Selain kelebihan yang dimiliki terdapat beberapa kekurangan berkebun dengan sistem DFT, diantaranya :

  1. Tanaman dapat kekurangan oksigen terlarut sehingga membuat pertumbuhan tanaman terganggu.
  2. Sistem perakaran dapat busuk dengan cepat. Kemudahan berkebun saat listrik padam akan meimbulkan genangan air yang ada di dalam instalasi hidroponik yang apabila terkena sinar matahari terlalu lama akan menyebabkan air menjadi hangat dan pertumbuhan jamur menjadi cepat. Jamur akan menempel pada akar tanaman dan berakibat busuk akar.
  3. Memerlukan nutrisi yang lebih banyak.
  4. Tanaman yang terkena virus, jamur, hama dan penyakit akan tersebar dengan cepat.

Demikian informasi terkait kelebihan dan kekurangan sistem DFT hidroponik yang teman berkebun dapat pertimbangkan. Sistem ini banyak dipilih oleh penggemar hidroponik karena kelebihannya yang masih dapat memberi nutrisi kepada tanaman meski arus listrik padam. Namun, untuk mengurangi resiko busuk akar yang diakibatkan oleh genangan air pada instalasi, sebaiknya tempat penampungan air atau Tandon ditanam di dalam tanah. Tandon yang ditanam di dalam tanah akan menjaga suhu air nutrisi Tetap dingin. Karena peredaran air pada sistem ini memungkinkan sekali air menjadi hangat sehingga harus diimbangi pendinginan atau penurunan suhu saat air masuk ke dalam Tandon.

Jika teman berkebun tertarik untuk memulai berkebun, Farmee menyediakan paket instalasi hidroponik yang bisa langsung dipakai untuk menanam! Tentunya kami akan dampingi sampai berhasil panen. Ingin mulai berkebun ? Kontak kami sekarang melalui nomor di website atau DM di instagram.